Pelabuhan Patimban Diharapkan Pacu Produktivitas Industri Otomotif

Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat disiapkan menjadi pintu gerbang industri otomotif nasional. Setelah rampung, industri otomotif dalam negeri diharapkan semakin berkembang.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono mengatakan, pemerintah berharap pembangunan Pelabuhan Patimban dapat meningkatkan produktifitas industri otomotif dalam negeri.

"Kami hanya mengembangkan Patimban untuk menunjang produktifitas industri otomotif," katanya saat dihubungi Bisnis, Senin (10/7/2017).

Patimban dibangun sebagai pengganti lokasi Pelabuhan Cilamaya di Karawang yang batal digarap karena lokasinya bersinggungan dengan jalur pipa minyak dan gas bawah laut.

Lokasi Patimban dinilai sangat strategis sebagai pelabuhan otomotif karena dekat dengan pabrik perakitan di wilayah utara Jawa Barat, seperti Bekasi dan Karawang.

Terkait calon operator di Patimban, Tonny pernah menyatakan ada tiga perusahaan yang tertarik untuk menjadi operator. Masing-masing berasal dari Jepang dan Indonesia. Dari Jepang yakni Toyota dan Mitsubishi. Sedangkan Indonesia adalah PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II.

Semua pihak yang berminat untuk menjadi operator memiliki peluang yang sama karena pemerintah akan membuka lelang untuk mengelola megaproyek tersebut.

Proses lelang digelar karena anggaran megaproyek yang diperkirakan bakal menelan sekitar Rp43 triliun tersebut sebagian besar pendanaannya berasal dari pinjaman luar negeri, yakni Japan Internasional Corporation Agency (JICA).


(Sumber: Bisnis Indonesia)